Belajar dari Pasar Kosambi Bandung, Pemkab Kukar Siapkan Konsep Baru untuk Pasar Tangga Arung Square

img

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin saat meninjau Pasar Tangga Arung Square. (Kriz)

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Pengalaman melihat kebangkitan Pasar Kosambi di Bandung, Jawa Barat menjadi inspirasi bagi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) dalam menata kembali pasar Tangga Arung Square.

Mengusung konsep yang mengedepankan pelaku usaha muda dan UMKM kreatif, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin menyiapkan langkah revitalisasi untuk menghidupkan kembali kawasan yang baru diresmikan pada Januari lalu tersebut.

Peninjauan dilakukan Rendi bersama anggota DPRD Kukar dan jajaran nya ke sejumlah blok di Tangga Arung Square, Tenggarong pada Senin (6/7/2026).

Kunjungan itu merupakan tindak lanjut setelah dirinya mempelajari konsep pengembangan Pasar Kosambi di Bandung yang berhasil menghidupkan kembali kawasan perdagangan yang sebelumnya sepi.

Menurut Rendi, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari keterlibatan anak muda yang menghadirkan berbagai usaha kreatif dalam satu kawasan.

"Kita hari ini ada di Tangga Arung Square, ini setelah perjalanan kita kemarin ke Bandung, melihat beberapa pasar di Kosambi Bandung. Ada beberapa titik, tiga titik kalau tidak salah, yang kami kunjungi di sana terkait kondisi pasar yang sebenarnya sudah mati, tetapi bisa hidup kembali dengan gerakan anak muda," ujarnya.

Ia menilai konsep serupa dapat diterapkan di Tangga Arung Square dengan menyesuaikan karakter pelaku usaha lokal di Tenggarong.

Saat ini, kawasan tersebut masih memiliki banyak kios yang belum terisi dan aktivitas perdagangan yang belum berkembang sebagaimana diharapkan sejak diresmikan.

Karena itu, kata dia, Pemkab Kukar mulai menyusun konsep penataan yang memanfaatkan kios-kios kosong sebagai ruang usaha bagi pelaku UMKM muda yang telah aktif menjalankan bisnis di Tenggarong.

"Misi-misi kita lainnya, seperti bioskop dan lain sebagainya, tetap berjalan. Namun ini langkah cepat untuk pemulihan Tangga Arung Square yang kita lihat sudah mulai sepi," tuturnya.

Ia menjelaskan, blok yang ditinjau dipilih karena memiliki potensi paling besar untuk dikembangkan menjadi kawasan usaha kreatif.

Nantinya, setiap lorong akan diisi dengan jenis usaha yang saling melengkapi sehingga menciptakan daya tarik baru bagi masyarakat.

"Kurang lebih satu lorong atau satu blok akan diisi usaha-usaha yang ada di Tenggarong, yang di Timbau itu nanti kita pindahkan ke sini versi kecilnya. Coffee shop, barber, clothing, kuliner, dan usaha-usaha milik anak-anak muda," jelasnya.

Selain menyediakan ruang usaha, pemerintah juga akan memberikan keleluasaan kepada para tenant untuk menata lapaknya sesuai identitas masing-masing sehingga kawasan tersebut memiliki ciri khas tersendiri.

"Kita akan siapkan lapak di sini untuk dibuka, dan boleh dimodifikasi sesuai kreativitasnya, sehingga ini menjadi hidden gem-nya Tenggarong. Tapi namanya hidden gem, berarti kita simpan dulu konsepnya, tidak boleh di-spill terlalu detail bagaimana konsepnya, yang jelas, itu akan kita sesuaikan dalam waktu dekat dengan apa yang bisa segera kita lakukan," ungkapnya.

Di samping revitalisasi kawasan UMKM, Pemkab Kukar tetap melanjutkan rencana menghadirkan fasilitas bioskop di Tangga Arung Square.

Namun, lanjutnya, konsep yang dipilih adalah memanfaatkan bangunan yang sudah ada sehingga investasi dapat memberikan manfaat lebih besar bagi daerah.

Rendi mengungkapkan, rencana kerja sama dengan jaringan bioskop XXI dipastikan tidak berlanjut karena adanya perbedaan konsep investasi.

"Kalau yang kemarin, untuk XXI itu tidak jadi masuk di sini. Karena mereka maunya bangun sendiri sedangkan kalau bangun sendiri, keuntungan jangka panjang untuk daerah itu kurang. Artinya kami tetap maunya ada di sini, namun keuntungan dan manfaat untuk daerah juga tetap ada," tegasnya.

Meski demikian, ia memastikan peluang investasi di Tangga Arung Square masih terbuka bagi pihak lain yang memiliki visi sejalan dengan pemerintah dalam mengembangkan kawasan tersebut.

"Terbuka untuk siapa pun yang mau masuk. Untuk siapa yang akan masuk, belum bisa saya spill dulu," pungkasnya. (kriz)